Archives

gravatar

Cara Flashing HP Pakai USB

Setelah mencari kesana dan kemari dengan search engine google dan yahoo tentang cara flashing Handphone, akhirnya saya menemukan petunjuk, walau tidak terlalu lengkap, tetapi saya mecoba mempelajarinya dan ternyata tidak terlalu sulit. Yang saya temukan adalah software yang digunakan untuk melakukan flashing yaitu Nokia Phoenix dan ODEON JAF serta tools pendukungnya yaitu Nokia Diego, Nokia PC Suite, dan SarasSoft UFS.
Flashing Handphone sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah menggunakan Alat tersendiri, namun karena harga alat tersebut begitu mahal, saya mencari cara bagaimana melakukan Flashing dengan menggunakan Kabel Data USB. Flashing handphone dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan menggunakan ODEON JAF dan Nokia Phoenix, namun yang paling mudah menurut saya adalah dengan menggunakan ODEON JAF, sebab saya masih mempelajari Nokia Phoenix.
Dalam kesempatan kali ini saya mencoba mengajari anda cara melakukan Flashing HP dengan menggunakan ODEON JAF. Langsung saja ikuti petunjuk yang saya berikan di bawah ini :
Software yang dibutuhkan :
• Nokia PC Suite (Link Download Di Bagian Bawah)
• ODEON JAF v1.98.62 (Link Download Di Bagian Bawah)
• Download Firmware untuk HP anda, misalnya RM-495 untuk tipe nokia 5130c-2 XpressMusic seperti yang saya punya. Anda dapat menggunakan NAVIFIRM (Link Download Di Bagian Bawah).
Cara Kerja :
• BackUp semua data anda terutama Contact, Message, Calendar, dll pada Memory Card dan keluarkan Mmeory Card. Sebab proses flashing akan menghapus secara keseluruhan data anda.
• Install Nokia PC Suite sesudah itu Restart Komputer anda.
• Install ODEON JAF, kemudian ganti file pada direktori “C:\Program Files\ODEON\JAF\jaf_nok4models.ini” dengan file “jaf_nok4models.ini” yang terdapat dalam archive yang anda download.

• Matikan Handphone anda, pasang kabel data USB dan hubungkan dengan computer, kemudian tekan tombol power sekali saja dan jangan tahan. Ini akan mengaktifkan USB ROM dan Generic USB Flasher.
• Jalankan Emulator JAF, Pada Tab Step 1, pilih Random PKEY Raskal SN, kemudian melangkah ke Tab Step 2, pilih JAF (main), kemudian klik GO (launch selected EXE).

• Matikan Handphone anda, pasang kabel data USB dan hubungkan dengan computer, kemudian tekan tombol power sekali saja dan jangan tahan. Ini akan mengaktifkan USB ROM dan Generic USB Flasher.
• Jalankan Emulator JAF, Pada Tab Step 1, pilih Random PKEY Raskal SN, kemudian melangkah ke Tab Step 2, pilih JAF (main), kemudian klik GO (launch selected EXE).
• Minimize Emulator, jangan ditutup. (JAF tidak dapat berjalan tanpa Emulator)
• Copy Firmware HP anda yang telah anda download dengan Navifirm, letakan hasil download tersebut dalam satu folder yang namanya adalah tipe Firmware HP anda, misalnya RM-495 (Untuk Nokia 5130c-2 XpressMusic).
• Copy folder tersebut ke direktori “C:\Program Files\Nokia\Phoenix\products” bila direktori tidak ada, silahkan anda buat folder baru sesuai dengan alamat direktori tersebut.
• Pada aplikasi JAF, masuk ke Tab BB5 dan berikan tanda cek pada opsi Manual Flash dan Dead USB, hilangkan tanda cek pada opsi CRT 308 kemudian berikan tanda cek pada opsi Use INI.
• Tunggu sebentar,
• Pada dialog Select Phone Model, silahkan pilih tipe Handphone anda, Misalnya RM-495 Nokia 5130C/5130C-2 XPRESS MUSIC CABLE 5130. Jika sudah, klik OK.
• Sekarang klik FLASH, pada dialog box yang muncul klik Yes.
• Kemudian tekan tombol power pada HP anda sekali saja dan jangan ditahan.
• Prosess flashing akan berjalan. Silahkan menunggu.
• Jika ada pesan yang muncul, OK, jika tidak HP anda akan restart dengan sendirinya setelah selesai.
• Sekarang HP anda sudah diflashing, silahkan setting waktunya. Mudah kan ?
Catatan : Flashing HP dengan JAF hanya untuk HP Nokia. Untuk Sony Ericcson, LG, Samsung, dan tipe lainnya akan coba saya share lain kali sebab saya masih belajar melakukan flashing HP. Anda dapat menemukannya pada situs China.
Link Download Komponen Flashing HP
• Download Nokia PC Suite
• Download ODEON JAF
• Download Navifirm
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

INSTALASI WINDOWS XP PAKAI FLASH DISK

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

NAVIGASI DARAT

Navigasi darat merupakan teknik menentukan posisi dan arah lintasan di peta maupun pada medan sebenarnya (khususnya di daratan). Keahlian ini sangat mutlak dimiliki oleh penggemar kegiatan alam terbuka karena akan memudahkan perjalanan kita ke daerah yang khususnya belum kita kenal sama sekali Disamping itu, keahlian ini sangat berguna dalam usaha pencarian korban kecelakaan tersesat atau bencana alam untuk itu dibutuhkan pemahaman kompas dan peta serta teknik penggunaannya.
PETA DARAT
Hakekat Peta
Peta adalah gambaran permukaan bumi diatas bidang datar dalam ukuran diperkecil yang kebenaranya dapat dipertanggung jawabkan secara visual atau matematis yang menyajikan informasi tentang bumi
Macam Peta
Secara menyeluruh peta dapat digolongkan berdasarkan skala/kedar tujuan penggunaan cakupan daerah proyeksi gambar, tanda dan simbol peta kecocokan informasi tingkat ketelitian survei proses terjadinya dan isi/informasinya. Dari sudut pandang isi/informasi yang dimuat suatu peta terdapat 2 jenis peta berdasar golongan ini, yakni :
• Peta topografi
• Peta tematik
• Peta topografi inilah yang kita gunakan dalam kegiatan navigasi darat.
PETA TOPOGRAFI UMUM
Topografi merupakan gabungan kata topos yang berarti tempat dan graphi yang berarti menggambar yang berasal dari bahasa yunani kuno. Jadi peta topografi berarti peta yang menggambarkan posisi mendatar dan posisi tegak dari semua benda yang membentuk atau berada di permukaan bumi. Isinya terdiri dari 4 ciri, yakni : relief (ketinggian), perairan (seperti sungai, danau), Tumbuhan ( Hutan ,semak, kelapa) dan hasil budaya manusia (jalan raya, bangunan, jembatan). Peta ini biasa disebut peta umum karena isinya yang lebih lengkap.
1. Judul Peta
Judul peta ada di bagian atas pada tengah peta. Judul peta menyatakan lokasi yang ditunjukkan oleh peta bersangkutan.
2. Nomor Peta
Nomor peta biasanya dicantumkan di sebelah kanan. Biasanya dibagian bawah disertakan juga indeks lembar mencatumkan nomor-nomor peta yang ada disekeliling peta tersebut.
3. Koordinat Peta
Adalah kedudukan suatu titik pada peta. Koordianat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu, yaitu garis-garis yang saling berpotongan tegak lurus.
Sistem koordinat resmi dipakai ada dua cara :
Koordinat Geografis
Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus terhadap khatulistiwa dan garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan khatulistiwa.
Koordinat grafis dinyatakan dalam satuan derajat, menit dan detik.
Koordinat Grid
Dalam koordinat grid kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak terhadap titik acuan. Untuk wilayah Indonesia titik acuan nol di sebelah barat Jakarta (6O LU, 98O BT).
Garis vertikal di beri nomor urut dari selatan ke utara sedangkan garis horizontal di beri nomor urut dari barat ke timur.
Sistem koordinat mengenal penomoran dengan 4,6,8 dan 14 angka. Untuk daerah yang luas dipakai penomoran 4 atau 6 angka dan untuk daerah yang lebih sempit dengan penomoran 8 atau 14 angka.
4. Kontur
Adalah garis khayal yang menghubungkan titik - titik berketinggian sama dari muka laut.
5. Skala Peta
Adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak horizontal di lapangan. Ada dua cara penulisan skala yaitu :
Skala angka 1 : 25.000 berarti 1 cm jarak di peta = 25.000 cm (250 m) jarak horizontal di medan sebenarnya.
Skala garis
6. Tahun Peta
Menerangkan tentang pembuatan tahunnya.
7. Tahun Peta
Menerangkan tentang pembuatan tahunnya.
8. Arah Peta
Yang perlu diperhatikan adalah arah utara peta (utara grid). Cara yang paling mudah adalah dengan memperhatikan arah huruf-huruf yang ada pada peta.
• Utara sebenarnya (US) adalah arah ke kutub utara bumi yang dilalui oleh garis bujur/meridian.
• Utara magnetis (UM) adalah arah ke kutub utara megnet yang ditunjukkan oleh jarum kompas
• Utara Grid (UG/UP) adalah garis utara yang ditunjukan oleh garis vertikal pada peta yang juga disebut Utara Peta.
Karena pengaruh rotasi bumi, letak kutub megnetis bergeser dari tahun ke tahun yang menyebabkan terjadinya variasi magnetis. Untuk tujuan praktis variasi magnetis dan iktilaf (Penyimpangan arah utara) dapat kita abaikan. Tetapi untuk kepentingan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, kondisi diatas harus ikut kita perhitungkan juga.
• Iktilaf Peta adalah beda sudut antara utara sebenarnya dengan utara peta, yang terjadi karena perataan jarak paralel garis bujur peta bumi menjadi garis koordinat vertikal yang di gambarkan pada peta, atau sudut antara US dan UP.
• Iktilaf Magnetis adalah beda sudut antara utara sebenarnya dengan utara megnetis. IM kebarat apabila ujung jarum kompas ada di sebelah barat US Sebaliknya IM ketimur apabila ujung jarum kompas ada di sebelah timur US
• Iktilaf Peta-Magnetis, adalah beda sudut utara peta dengan utara magnetis
• Variasi Magnetis, adalah perubahan/pergeseran sudut utara magnetis dari waktu ke waktu. Pergeseran positif menunjukkan pergeseran kearah timur sedang negatif berarti pergeseran kearah barat.
9. Legenda Peta
Legenda ini memuat arti dari symbol-simbol yang dipakai pada peta tersebut.
MEMBACA PETA
1. Sifat-sifat Garis Kontur
• Garis kontur dengan ketinggian yang lebih rendah selalu mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi, kecuali bila disebutkan khusus untuk hal-hal tertentu seperti kawah.
• Garis kontur tidak pernah saling berpotongan.
• Beda ketinggian antara dua garis kontur adalah tetap walaupun kerapatan kedua garis berubah-ubah.
• Daerah datar mempunyai kontur jarang-jarang sedang daerah terjal mempunyai kontur rapat.
• Punggungan gunung/bukit terlihat di peta sebagai rangkaian kontur berbentuk “U” yang ujungnya melengkung menjauhi puncak.
• Lembah terlihat di peta sebagai rangkaian kontur berbentuk “V” yang ujungnya tajam dan menjorok ke arah puncak.
2. Titik Triangulasi
Titik ketinggian ini yaitu suatu titik atau benda berupa pilar/tonggak yang menyatakan tinggi relative suatu tempat dari permukaan laut.
3. Mengenal tanda Peta
• Bentuk-bentuk atau bentang alam yang menyolok di lapangan dan mudah dikenali di peta yang akan kita sebut sebagai tanda medan.
• Puncak gunung atau bukit, lembah antara dua puncak.
• Pertemuan anak sungai, tebing-tebing, sungai.
• Belokan jalan, jembatan, ujung desa, simpang jalan
KOMPAS
Adalah alat penunjuk arah, yakni arah utara maknetis bumi yang disebabkan oleh sifat kemagnetisannya karena sifat ini maka jauhkan kompas terutama pada saat mempergunakannya dari pengaruh benda-benda yang terbuat dari baja atau besi, karena akan menyebabkan penunjuk yang salah pada jarumnya.
Bagian-bagian Kompas
• Secara garis besar, kompas terdiri dari :
• Badan, tempat komponen lain berada dan terlindungi
• Jarum, yang selalu menunjukan arah utara magnetis bumi
• Skala penunjuk, Menunjukan Pembagian derajat/mil sebagai sistem satuan arah mata angin.

Jenis Kompas
• Terdapat banyak jenis kompas yang ada yang dapat kita pergunakan dalam perjalanan secara garis besarnya dapat kita bedakan sebagai berikut :
• Kompas orienterring untuk tujuan praktis tetapi mempunyai akurasi yang kurang baik. Sering disebut sebagai kompas Silva (nama merk)
• Kompas bidik membutuhkan peralatan navigasi lain untuk kelengkapanya, tetapi akurasinya sangat tinggi. Kompas bidik ini dapat kita bedakan berdasar kaca pembacanya : kompas lensa, kompas Prismatik, kompas Optik kompas orienteering.

Busur derajat atau Protaktor
Busur derajat atau protaktor terdapat beberapa bentuk derajat yang dapat kita gunakan yakni lingkaran, setengah lingkaran, segi empat dari bujur sangkar, tetapi untuk kepraktisan dan kelengkapannya, protaktor lebih menjanjikan, karena disamping pembagian arah mata angin dalam derajat dan mil juga tersedia skala pengukuran panjang dan tali pusat untuk memperpanjang pengukuran dan mempermudah perhitungan azimuth dan back azimuth.
Peralatan-peralatan pendukung lainnya seperti penggaris, altimeter untuk membantu menentukan ketinggian dan peralatan tercanggih untuk menentukan posisi secara langsung dengan menggunakan bantuan satelit yakni GPS (Global Positioning System).

Menentukan Koordinat
• Koordinat adalah kedudukan sesuatu pada peta, yang merupakan pertemuan garis tegak dan mendatar dari suatu lembaran peta topografi. Sistem koordinat yang resmi ada dua macam :
• Koordinat Geografis, sering disebut sistem Garis Bujur dan Lintang. Sumbu yang digunakan adalah garis Bujur ( Bujur barat dan Timur) yang tegak lurus terhadap Khatulistiwa dan garis lintang (lintang Utara dan Selatan) yang sejajar dengan khatulistiwa. Koordinat ini dinyatakan dalam satuan menit, derajat, dan detik
• Koordinat Grid, dalam sistem ini kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak terhadap titik acuan (Grid).
AZIMUTH DAN BACK AZIMUTH
Azimut didefinisikan sebagai sudut horisontal yang diukur searah jarum jam dari garis dasar atau secara ringkasnya sudut dari suatu titik terhadap arah utara pengamat. Karena ada tiga jenis arah utara (UP, UM, US) maka azimut juga terdapat 3 jenis berdasarkan ketiga arah utara tersebut, yaitu Azimut Peta, azimut Magnetis, dan azimut sebenarnya. Untuk membuat lintasan tetap berada pada satu garis lurus, kita dapat berjalan dari suatu titik ke titik lain dengan sudut kompas tetap (potong kompas), dapat menggunakan teknik back azimut. Back azimut adalah sudut arah dari suatu garis dilihat menurut arah kebalikannya.
Langkah-langkah potong kompas :
• Tentukan titik awal dan akhir perjalanan, plot di peta, tarik garis lurus dan hitung sudut kompasnya serta sudut back azimutnya.
• Bidikkan kompas sesuai sudut antara titik awal dan titik akhir
• Bila memakai kompas orienteering, putar gelang sampai tanda (huruf N) pada kompas sebidang dengan jarum berwarna merah. Pada kompas bidik prinsipnya sama.
• Bidikan kompas kembali kebelakang sesuai sudut back azimut dari tanda medan tersebut untuk mengecek apakah kita masih berada pada lintasan yang diinginkan.
ORIENTASI PETA
Orientasi peta adalah menyamakan kedudukan peta dengan medan sebenarnya. Untuk keperluan ini kita perlu mengetahui tanda-tanda medan yang ada di lokasi dan mencocokanya dengan kontur yang ada di peta. Untuk keperluan praktis utara kompas (magnetis) dapat kita anggap sejajar dengan utara sebenarnya tanpa memperhitungkan deklinasinya.

Langkah-langkah orientasi pada peta :
• Cari tempat yang terbuka untuk melihat tanda-tanda medan yang mencolok (dapat dikenali)
• Letakan peta pada bidang datar
• Samakan utara peta dengan utara kompas, sehingga peta sesuai dengan bentang alam yang ada.
• Cari tanda-tanda medan dilokasi dan himpitkan dengan tanda medan yang ada di peta (seperti jalan raya, sungai,dll)
• Tanpa memperhitungkan deklinasinya, letakkan kompas sedemikian rupa sehingga sumbu pokok kompas terletak diatas garis batas lembar kiri atau kanan peta dan kita putar peta beserta kompasnya sampai jarum kompas terletek satu garis dengan garis peta tersebut.

RESECTION
Digunakan untuk mengetahui posisi kita di peta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang kita kenal. Tidak semua tanda medan harus kita bidik, seperti ketika kita sedang berada di tepi sungai lainnya yang di bidik.
Langkah-langkah resection :
• Lakukan orientasi peta
• Tentukan minimal dua tanda medan dilapangan dan kita ukur azimut dan back azimutnya. Sudut antara tempat kita dengan dua tanda medan tersebut minimal 30 derajat maksimal 150 derajat
• Tarik garis back azimut dari kedua titik medan itu sehingga terjadi perpotongan antara keduanya.
• Perpotongan tersebut adalah kedudukan kita di peta.


INTERSECTION
Cara ini digunakan untuk mengetahui atau untuk menentukan posisi suatu titik atau benda di medan pada peta dengan menggunakan posisi B sudah dicari terlebih dahulu posisi A sudah dicari terlebih dahulu point yang dicari dua atau lebih tanda medan.
• Langkah-langkahnya :
• Lakukan orientasi peta dan resection untuk menentukan posisi kita dititik A.
• Bidik obyek dari titk A tersebut, catat azimut dan back azimutnya.
• Bergerak ke posisi lain dan melakukan orientasi serta resection untuk menentukan posisi kita di B.
• Bidik obyek dari titk B tersebut, catat azimut dan back azimutnya.
• Perpotongan azimut dari titik A dan B tersebut adalah letak obyek yang kita.

MENTUKAN ARAH TANPA KOMPAS
Dengan tanda-tanda alam misalnya :
• Kuburan Islam selalu menghadap ke utara
• Masjid selalu menghadap ke kiblat
• Bagian tumbuhan yang berlumut tebal menunjukan arah timur karena sinar matahari belum terik pada pagi hari
Dengan menggunakan jam tangan
• Hanya dapat digunakan untuk daerah yang jauh dari khatulistiwa (minimal 23 derajat LU atau LS).
• Daerah sebelah utara khatulistiwa : Jarum pendek diarahkan ke matahari, arah antara jarum pendek dan angka 12 menunjukkan arah selatan.
• Daerah sebelah selatan Khatulistiwa : arahkan angka 12 ke matahari. Arah antara angka 12 dan jarum pendek menunjukkan arah utara.
Dengan menggunakan Bintang
• Bintang selatan (Zuider Kruis), bila kita menghubungkan bintang-bintang yang terjauh satu sama lain lalu kita tarik garis khayal sampai memotong tepi langit,maka titik pertemuan itu adalah pertemuan itu adalah selatan.
• Bintang Biduk, apabila dihubungkan bintang-bintang ini akan membentuk gambar biduk. Garis yang ditarik dari bintang yang letaknya segaris akan menunjukkan arah utara.
• Rasi bintang Crux (bintang salib/Gubuk Penceng), perpanjangan garis diagonal yang memotong horison dari tempat kita adalah arah selatan.
• Arah bulan, bintang, dan Matahari yang terbit di timur dan tenggelam di barat.
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

ORIENTASI MEDAN


A. Pendahuluan
Dalam suatu perjalanan terkadang kita dihadapkan pada suatu keadaan yang mengharuskan untuk menaksir terdahulu kondisi medan yang akan dihadapi. Maksudnya agar melewati medan tersebut kita tidak terjebak dalam kesulitan. Misalnya menyeberangi sungai, kita harus menaksirkan lebar sungai, kedalaman serta kecepatan arusnya. Peramalan bentuk awan, suara debur pantai, bau-bauan yang berbahaya. Hasilnya penaksiran yang didapat tentu saja tidak tepat benar, ketelitian hasil penaksiran akan tergantung dari kecermatan dan ketelitian.
B. Dasar-dasar Ilmu Medan
1. Ilmu medan yang sebenarnya, terdiri dari 4 bagian yaitu : geografi, morfologi, hidrografi dan topografi.
2. Ilmu membayangkan medan (topografi praktis) adalah ilmu yang mempelajari tentang penggunaan alat untuk mendapatkan bayangan yang jelas tentang suatu medan. Terbagi menjadi : cara penggunaan peta topografi dan uraian mengenai medan.
3. Ilmu Pengintaian adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara yang terbaik untuk melakukan pengintaian suatu medan untuk keperluan tugasnya.
C. Tanda-tanda dan Klasifikasi Medan
1. Tanda medan terdiri dari tanda medan dari alam, tanda yang di buat manusia dan titik tanda.
2. Klasifikasi medan terdiri dari dataran rendah, dataran tinggi, gigir gunung, lembah, hutan, rimba dan rawa.
D. Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan
1. Pengaruh topografi antara lain : bentuk permukaan dan perairan, tumbuh-tumbuhan, keadaan tanah dan benda-benda buatan yang ada di medan.
2. Pengetahuan dan keterampilan
3. Iklim dan cuaca
E. Penaksiran
Adalah proses mengetahui keadaan di alam melalui panca indra, anggota tubuh dan pengalaman dan terkadang dengan bantuan alat. Dipengaruhi oleh : panca indra, anggota tubuh dan pengalaman
F. Teknik Penaksiran
1. Menaksir lebar sungai
2. Menaksir tinggi permukaan sungai dengan Bantuan batang atau ranting dan riam
3. Menaksir kecepatan arus sungai
4. Menaksir ketinggian
5. Penaksiran waktu
6. Penaksiran jarak
7. Penaksiran cuaca
a. Tanda Umum

1. Cuaca Baik
• Merah pada waktu malam hari
• Embun dan kabut pada pagi-pagi benar.
• Matahari terbit berwarn merah.
• Bintang-bintang dilangit terang sekali
• Bulan kelihatan terang dan bersinar
2. Cuaca Kurang Baik
• Kuning pucat pada waktu matahari terbenam
• Awan gelap dan tergantung rendah
• Pagi hari dan kering bulan diliputi awan gelap banyak angin atau badai

3. Banyak Angin atau Badai
• Awan bergerak terang dengan garis-garis yang terang
• Ada hujan sebelum angin
• Matahari terbit dari balik awan
• Matahari terbenam warnanya merah
4. Perkiraan Cuaca
• Awan bergerak melawan angin
• Bulan dikelilingi bundaran
• Banyak angin sebelum hujan, tanda tidak hujan
• Bayang-bayang tempat lurus ke timur barat (daerah khatulistiwa)
• Pagi udara panas sekali, siangnya hujan disertai angin
b. Tanda-Tanda Dengan Binatang
1. Saat Pergantian Cuaca
• Burung layang-layang : Terbang sangat tinggi
• Kelalawar : Terbang sampai senja
• Laba-laba : Rajin membuat jaringnya
• Semut : Keluar dari sarangnya
• Lebah : Terbang jauh ihingga sarangnya kosong
• Nyamuk : Waktu senja terbang kian kemari
2. Saat Hujan Akan Turun
• Burung : Terbang rendah sekali
• Laba-laba : Bersembunyi
• Semut : Merayap dengan cepat
• Katak : Diam dalam air
• Ikan : Melompat di atas air
• Kucing : Duduk membelakangi api
• Burung Laut : Beterbangan menuju darat
G. Kesimpulan
Dalam melakukan ormed ini kita tidak bias terlepas dari beberapa hal yang sangat mempengaruhi antara lain :
1. Pengaruh topografi
2. Pengaruh iklim dan cuaca
3. Pengaruh pengetahuan dan keterampilan
Bagaimanapun ketenangan mental dan kejernihan untuk berpikir merupakan kunci pokok untuk mengatasinya dalam menghadapi halangan lintasan yang ada. Kepercayaan terhadap diri sendiri harus tumbuh dalam melakukan penaksiran medan jangan ada keraguan yang terjanggal dan keraguan ini harus ditinggalkan.
Dengan melakukan cara yang baik dan benar, Insya Allah penerapan ormed ini dapa dilakukan dengan sebaik-baiknya.
“ Ingatlah alam tak mungkin ditundukkan, Manusia hanya mampu
Menyelaraskan dirinya dengan alam, Jelajahilah alam dengan
Kerendahan hati dan ketinggian budi pekerti “
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

TIPS MENDAKI GUNUNG UNTUK PEMULA

Mendaki Gunung sekarang adalah salah satu hobi unik yang banyak digemari banyak kalangan. Kegiatan mendaki gunung merupakan petualangan yang menantang, kadang pula merupakan kegiatan yang sangat ekstrim buat seseorang. Orang akan mempunyai perasaan puas tersendiri bila sampai di puncak gunung dan melihat keindahan kawah gunung dari jarak dekat. Tetapi semua itu tidak akan mudah didapatkan tanpa persiapan dan perhitungan yang matang.

Berikut tips mendaki gunung:
Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda
Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki gunung selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda, tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. Contoh : Nesting (tempat memasak untuk tentara), bisa digunakan untuk memasak juga untuk tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.

Matras
Sebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak pendaki gunung yang lebih senang mengikatkan matras di luar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor.

Kantung Plastik
Selalu siapkan kantung plastik/ trash bag di dalam ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun gunung, baju basah dan lain sebagainya. Dapat juga berfungsi untuk lapisan anti air bagi ransel. Atau dapat juga dimanfaatkan sebagai jas hujan saat darurat.
manajeman mendaki

manajeman mendaki
Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang-barang di dalam ransel anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.

Menyimpan Pakaian
Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab.

Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih

Menyimpan Makanan
Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan/ awetnya makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian. Untuk makanan kaleng ada baiknya tidak terlalu banyak, karena selain berat kita juga harus membawa turun lagi kalengnya setelah dikonsumsi, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang sembarangan.

Menyimpan Korek Api Batangan
Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.

Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel
Selalu simpan barang yang paling berat di posisi atas, gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung maupun saat turun nantinya. Usahakan untuk selalu mengingat-ingat dimana barang bawaan anda di tempatkan di dalam ransel, karena ada kalanya kita akan mencari barang tersebut dengan penerangan yang tidak memadai, jadi akan lebih cepat jika anda mengetahui dengan pasti dimana letak barang yang anda cari tanpa melihatnya sekalipun. Akan lebih baik anda membawa hal-hal yang menunjang selama perjalanan dan jangan membawa barang yang tidak dibutuhkan selama anda mendaki, karena selain tidak akan berguna juga memberatkan bekal bawaan di perjalanan.

Obat- obatan
Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau obat-obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.

Minuman beralkohol
Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.

Manajemen Pendakian
Ada baiknya sebelum memulai pendakian, Anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info-info penting lainnya pada para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna untuk persiapan pendakian berkaitan dengan bujet (dana), alat dan perlengkapan yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi hal-hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.

Cahaya / Lampu
Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu minyak. Hal ini dapat dipilih berdasarkan murah dan gampangnya bahan bakarnya didapatkan. Hal lain yang musti menjadi perhatian adalah, jika mengunakan penerangan berupa api harus mewaspadai keamanan dan tempatnya karena akan jadi mimpi buruk jika kita tidak berhati-hati dalam menjaganya. Sediakan pula dop dan baterai cadangan dan simpan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga jika dibutuhkan sewaktu-waktu dapat segera ditemukan. Ada baiknya baterai bekas di bawa turun lagi, agar tidak menyebabkan polusi.

Jas Hujan
Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat (bivoak), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai sebagai unsur penting tandu darurat. Jadi jangan sepelekan perlengkapan yang satu ini.

Selamat Mendaki…… Sayangilah Hutan Kita……
Baca selengkapnya Bagikan
gravatar

ROSELA MERAH BERKHASIAT

jues_vosu@yahoo.com
Autor : Jusman, S.Pd

Sehat dengan Sirup Rosela Merah
Masyarakat umumnya telah mengenal kenaf atau rosela (Hibiscus cannabinus) sebagai tanaman penghasil serat karung dan Hibiscus rosasinensis yang lazim disebut bunga sepatu. Rosela merah (Hibiscus sabdariffa) adalah anggota keluarga Hibiscus yang relatif jarang dikenal orang. Padahal tanaman ini berkhasiat mengatasi aneka penyakit, mulai dari penyakit kanker hingga lemah syahwat. Caranya pun gampang, dengan mengonsumsi aneka produk olahannya, di antaranya sirup rosela merah.

Atasi Kanker Hingga Cacingan

Rosela merah dikenal dengan berbagai nama, yaitu Jamaican Sorrel (India Barat), Oseille Rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Spanyol), Karkade (Afrika Utara), dan Bisap (Senegal). Selain menjadi tanaman hias, bunga rosela merah juga digunakan sebagai bahan makanan dan minuman.

Bagian tanaman yang bisa diproses menjadi produk pangan adalah kelopak bunganya. Kelopak bunga tanaman ini berwarna merah tua, tebal, dan berair (juicy), serta banyak mengandung Vitamin A, Vitamin C, dan asam amino. Kelopak bunga rosela merah yang rasanya sangat masam ini biasanya dibuat menjadi jeli, saus, teh, sirup, dan manisan.

Bahan penting yang terkandung dalam kelopak bunga rosela adalah grossy peptin, anthocyanin, dan gluside hibiscin. Selain itu kelopak bunga rosela merah juga mengandung asam organik, polisakarida, dan flavonoid yang bermanfaat mencegah penyakit kanker, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, dan melancarkan buang air besar.

Secara tradisional, tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi batuk, lesu, demam, dan gusi berdarah. Ekstrak kuncup bunga rosela merah juga dipercaya mampu bekerja sebagai penahan kekejangan (antispasmodik), anticacing (antihelmintik), dan antibakteria. Khasiat lain dari herba ini sebagai antiseptik, mengatasi lemah syahwat, penyejuk (astringent), dan menurunkan kadar penyerapan alkohol.

Ditanam Sendiri
Sumariadi, salah satu potret pelaku industri kecil yang memproduksi aneka sirup berbahan alami seperti kayu secang dan bunga rosela merah. Berawal dari banyaknya bunga rosela merah yang bermekaran di halaman rumahnya, pegawai bagian Humas Pemda Kabupen Nganjuk, Jawa Timur, ini berinisiatif memproduksinya menjadi sirup.

Saat ini, ia mampu menghasilkan rata-rata 100 botol sirup rosela merah/hari. Kapasitas produksinya ia tingkatkan jika ada pesanan. Sirup yang dikemas dalam botol dijual dengan harga Rp10.000 dan dipasarkan hingga ke Malang, Surabaya, dan Jakarta.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, Sumariadi menanam sekitar 1.000 batang tanaman rosela merah di sekitar rumahnya. “Tidak seperti kenaf atau rosela kuning, rosela merah belum banyak yang membudidayakannya secara komersial,” terang Sumariadi. Hal inilah yang menyebabkan ia tidak berani mengandalkan pasokan dari pasar lokal.

Menurut Sumariadi, rosela merah akan berbunga setelah tiga bulan ditanam. Satu tanaman menghasilkan sekitar 2 kg kelopak bunga dalam bentuk kering. Untuk membuat sirup rosela merah, bunga dipetik dan kelopaknya dikupas. Satu kilogram kelopak bunga rosela merah basah menghasilkan sekitar 300 gram polong kelopak bunga basah. Setelah dijemur, polong menyusut bobotnya hingga tinggal 30 gram saja. Polong kering inilah yang merupakan bahan baku pembuatan sirup rosela.

Untuk menghasilkan 12 liter sirup dibutuhkan 200 gram kelopak bunga rosela merah kering, 8 liter air, dan 12 kg gula pasir. Semua bahan selanjutnya direbus dan disaring. Setelah itu, sirup yang rasanya manis masam ini siap dikemas dan dikonsumsi sebagai minuman kesehatan.

Pada prinsipnya bunga Rosella dapat hidup di kondisi lahan,cuaca,serta suhu yang bagaimanapun,akan tetapi disetiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula.Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh.Batangnya tumbuh sangat tinggi.Yaitu 1-3M dan lebar bisa mencapai 2M dan satu pohon bisa keluar kelopak bunga antara 10kg.

LAHAN TANAM DAN WARNA YANG DIHASILKAN
-Lereng pegunungan
merah agak kehitam-hitaman
-Tanah pekarangan
merah kurang cerah
-Sawah dan dataran rendah
merah cerah dan dapat dijadikan standart untuk export

JARAK TANAM DAN HASIL PANEN BASAH
-60 X 70cm = 2,5 s/d 5 ons/batang
-1m X 1m = 5 ons s/d 2,5 kg
-1,5 m X 2m = 2,5kg s/d 10 kg

MASA PANEN
Musim hujan : 5 s/d 7 bulan
Musim kemarau : 4 bulan

SISTEM PEMANENAN
Pemanenan dapat dilakukan pada saat muda ataupun tua,akan tetapi pemanenan yang dilakukan pada saat yang cepat akan menghasilkan warna dan kwalitas yang bagus.Ciri-ciri yang diaksud tepat pada waktunya adalah bila biji telah berwarna kuning atau kearah hitam.

Panen Muda : Berat basah 22kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna yang agak kehitaman.
Panen Tua : Berat basah 18 s/d 20kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna merah cerah.


SISTEM PENJEMURAN
Penjemuran merupakan penentu keberhasilan seseorang yang menanam Rosella.Apabila asil jemuran kering sesuai waktu yang ditentukan maka akan menghasilkan warna dan aroma yang khas.Akan tetapi bila penjemuran gagal tidak jarang seorang petani akan membuang hasil panennya.

Sistem penjemuran terbagi dua;
1.Matahari : lama penjemuran 2s/d 3 hari
2.Oven : lama pengeringan 12 jam

ROSELLA herba ajaib berkhasiat dahsyat

Bila diseduh dengan air panas,dia akan berwarna merah,setelah diminum terasa manis manis asam dan memiliki rasa dan aroma yang khas.Orang tidak akan menyangka bahwa yang diminun adalah jamu yang dapat mengobati berbagai macam penyakit.Begitulah keistimewaan bunga rosella yang kini sedang marak-maraknya dikonsumsi oleh kebanyakan orang yang senang dengan pengobatan cara herba.

Rosella atau rami, yang banyak dikenal oleh masyarakat selama ini adalah pohon yang seratnya dapat digunakan sebagai bahan karung goni.Namun beberapa tahun ini karung yang terbuat dari serat rosella telah tergusur oleh adanya karung yang terbuat dari bahan plastik.Memang tidak banyak orang tahu bahwa pohon Rosella itu bukan saja seratnya yang bisa diambil,akan tetapi dari akar,batang,serat,daun,kelopak bunga,dan biji semua dapat bermanfaat.
Konon asal muasalnya Rosella florida cranberry adalah dari Africa Barat,namun kini diberbagai Negara tropis sudah banyak juga yang membudidayakan.Kelopak bunga Rosella punya kandungan vitamin C yang sangat tinggi.Sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit.
Kandungan vitamin C yang terdapat dalam bunga Rosella lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.Sebagai contoh,setiap 100 gr bunga Rosella mengandung 244,4mg vitamin C,dengan berat yang sama,jeruk hanya mengandung 48 mg,belimbing hanya 25,8 mg sedangkan papaya mengandung 71 mg.Selain kandungan vitamin c yang sangat tinggi,Rosella juga kaya akan mineral seperti kalsium,phosphor,potassium dan zat besi yang sangat penting untuk tubuh.Selain vitamin C,Rosella juga mengandung vitamin B1,B2,niasin dan vitamin D.Tubuh manusia membutuhkan 22 asam amino.Dari 22 ini,18 nya terpenuhi dari bunga Rosella.Dua diantaranya(Arginie dan Lysine) bila bersinergi dengan Glutamid acid (salah satu jenis asam amino)akan merangsang otak untuk menggerakkan hormon tubuh manusia(yang membuat tubuh lebih gairah dan awet muda)

HASIL LABORATORIUM KIMIA TEKNIK
Dalam 100 gr bunga Rosella mempunyai kandungan zat-zat kimia sebagai berikut:
Kalori 49 kal
H2O 84,5 %
Protein 1,9 gr
Fats 0,1 gr
Karbohidrat12,3 gr
Fiber 1,2 gr
Kalsium 0,0172 gr
Phospor 0,57 gr
Besi 0,029gr
B-karotene 3 gr
Asam askorbat 0,14 gr

Sedangkan untuk bunga kering terdiri dari 3 % campuran asam sitrat dan anthocyanins gossipeptin 9hydroxyflavone) dan 0,004,00,0005 %
(Disadur dari James A.duke,1983,Hnbook of energy crops.Unpublished)

Dari hasil penelitian Extraksi kelopak bunga Rosella merah menggunakan air didapatkan : Nilai a + (warna merah) maximum16,17 didapatkan pada jumlah bahan 70 gram dengan pelarut 2 L dan lama ekstraksi 25 menit pada suhu 70 C
- Kade fe maximum yang didapatkan 30 ppm
- Berdasarkan Menkes RI no.235/men.kes.par/VI/79 kadar tersebut masih memenuhi kandungan herba pada kelopak bunga Rosella dapat mengatasi berbagai macam penyakit,diantaranya :

1.Menurunkan asam urat (gout)
2.Meredakan peradangan sendi (arthritis)
3.Bersifat stomakik ( merangsang selera makan )
4.Kandungan glycosides-nya sebagai penawar luka
5.Meningkatkan sistem syaraf dan dapat meningkatkan daya ingat makanan untuk otak
6.Dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hypertensi)
7.Melancarkan buang air kecil (diuretic)
8.Sebagai anti inflammantory yang kuat
9.Mempunyai unsur antipyretic yang menurunkan panas dalam
10.Mempercepat pemecahan darah beku di otak
11Kandungan asiaticoside(triterpene glycoside)didalam pegaga dalam merangsang pembentukan lipid dan protein yang amat berguna untuk kesehatan kulit.Asiaticosides diklarifikasikan juga sebagai antibiotic
12.Mengandung vitamin C,B,D,K beberapa mineral penting temasuk magnesium,kalsium dan sodium
13.Dapat meredakan dan menghilangkan batuk kronis
14.Menurunkan kolesterol
15.Menghancurkan lemak
16.Melangsingkan tubuh
17.Mengurangi efek buruk miras
18.Mengurangi kecanduan merokok
19.Mencegah stroke dan hypertensi
20.Mengurangi stress
21.Memperbaiki pencernaan
22.Menghilangkan wasir
23.Menurunkan kadar gula
24.Bersifat penetral racun
25.Mencegah kanker,tumor,kista dan sejenis
26.Maaq mmennahun
27.Migrain
28.Demam tinggi
29.Cocok untuk ibu hamil guna membentuk kecerdasan otak anak di dalam kandungan
30.Mampu meningkatkan gairah sex dan tahan lama(dengan terapi rutin)
31.dan lain lain

Selain dapat memberikan solusi pengobatan herba alami,juga dapat dijadikan sebagai bahan pembuat makan ringan,
1.Pewarna/aroma masakan/kue
2.Pewarna/aroma pasta gigi
3.Pewarna/aroma es lilin
4.Pewarna/aroma cream
5.Sirup,limbahnya untuk selai
6.dll

PENYIMPANAN

Rosella kering dapat bertahan hingga beberapa tahun.Namun semua itu tergantung bagaimana proses penyimpanan.
Diantara syarat penyimpanan
1.Tempat kering
2.Tidak lembab
3.Masuk dalam kantong plastik rapat dan udara tidak masuk.
Baca selengkapnya Bagikan